Tampilkan postingan dengan label Materi SMP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi SMP. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Juni 2015

Sifat Garam dan Manfaatnya

Jika suatu larutan asam dan basa direaksikan maka akan terbentuk zat baru yang disebut garam. Selain itu reaksi tersebut juga menghasilkan air atau H2O.
Karena itu reaksi asam basa biasa disebut reaksi penggaraman (karena menghasilkan garam) dan juga reaksi penetralan (karena menghasilkan air yang bersifat netral, kalo garamnya sendiri bisa bersifat netral bisa juga tidak).

Contoh reaksi asam basa yang terkenal adalah:

NaOH + HCl → NaCl + H2O

NaOH (natrium hidroksida, termasuk kelompok basa) direaksikan dengan HCl (asam klorida, termasuk kelompok asam) menghasilkan NaCl (natrium klorida, termasuk garam, dikenal sebagai garam dapur) dan H2O (air).

Beberapa hal terkait dengan sifat garam:
1) Garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat disebut garam normal dan sifatnya netral.
2) Garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah disebut garam asam dan sifatnya asam.
3) Garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat disebut garam basa dan sifatnya basa.
4) Larutan garam bersifat elektrolit sehingga dapat menghantarkan arus listrik.

Beberapa contoh garam dan rumusnya:
1) NH4Cl = amonium klorida
2) NaCl = natrium klorida
3) CaCO3 = kalsium karbonat
4) K2CO3 = kalium karbonat
5) KNO3 = kalium nitrat
6) Na3PO4 = natrium fosfat
7) MgSO4 = magnesium sulfat (garam Epsom atau garam Inggris)


Manfaat garam dalam kehidupan sehari-hari.
1) NaCl atau garam dapur : untuk penambah rasa makanan, bisa juga digunakan untuk mengawetkan makanan.
2) Na3PO4 atau TSP : untuk pupuk dan bahan pembuatan detergen.
3) NH4Cl atau salmoniak: digunakan sebagai bahan elemen kering atau baterai.
4) CaCO3 atau kalsit : digunakan sebagai bahan pembuatan cat, bahan penetral tanah pertanian yang terlalu asam.
5) K2CO3 atau potas: digunakan sebagai salah satu bahan sabun
6) KNO3 atau salpeter : digunakan sebagai bahan pupuk.
7) NaHCO3 atau baking soda: untuk zat aditif pada makanan.
8) Na2CO3 atau soda api: digunakan sebagai bahan pembuatan detergen.
9) MgSO4 atau garam Epsom (garam Inggris) : sebagai obat pencahar atau obat cuci perut.
10) Al2(SO4)3 atau aluminium sulfat : sebagai bahan penjernih air atau pengolahan air air minum
11) NaC17H35COO atau natrium stearat : sebagai komponen utama pembuatan sabun mandi
12) Na2CO3 atau natrium karbonat : sebagai soda pencuci
Contoh Soal
Perhatikan 4 larutan berikut ini!



Larutan yang bersifat garam netral ditunjukkan oleh nomor…
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4

Pembahasan
Garam netral memiliki pH = 7. Jawaban C.

Jumat, 12 Juni 2015

Contoh dan Sifat Larutan Basa

Sifat-sifat senyawa atau larutan yang tergolong basa diantaranya sebagai berikut:
1) Zat yang bersifat basa akan menghasilkan OH saat dilarutkan dalam air.
2) Larutan basa memiliki rasa yang pahit dan licin.
3) Dapat mengantarkan arus listrik (termasuk elektrolit).
4) Larutan yang bersifat basa memiliki pH lebih besar dari 7.
5) Kertas lakmus merah yang dicelupkan ke dalam larutan basa akan berubah warna menjadi biru.
6) Kertas lakmus biru yang dicelupkan ke dalam larutan basa akan tetap berwarna biru.

Contoh-contoh basa dan rumus kimianya:
Rumus kimiaNama
KOHKalium hidroksida
NaOHNatrium hidroksida
Mg(OH)2Magnesium hidroksida
Ca(OH)2Kalsium hidroksida
Al(OH)3Aluminium hidroksida


Selain dengan indikator kertas lakmus, identifikasi larutan asam basa bisa digunakan fenolftalein. Perubahan warna selengkapnya yang terjadi baik pada lakmus maupun fenolftalein sebagai berikut:



Dalam kehidupan sehari-hari basa sering digunakan sebagai bahan pembuatan shampo (sampo) bersama-sama dengan lemak atau minyak. Selain itu di bidang kesehatan, Aluminium hidroksida digunakan sebagai bahan obat sakit perut (maag), magnesium hidroksida untuk bahan obat pencahar. Sabun yang kita gunakan bisa dibuat dari basa natrium hidroksida.
Contoh Soal
Perhatikan data perubahan warna kertas lakmus saat dicelupkan ke dalam  beberapa larutan berikut ini!



Larutan yang bersifat basa ditunjukkan oleh nomor...
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4

Pembahasan
Sifat basa membirukan kertas lakmus. Lakmus merah akan menjadi biru, sementara lakmus biru tetap biru. Larutan yang bersifat basa nomor 4.

Minggu, 07 Juni 2015

Sifat dan Contoh Larutan Asam

Sifat-sifat benda atau larutan yang tergolong asam diantaranya sebagai berikut:
1) Zat yang bersifat asam akan menghasilkan ion hidrogen (H+) saat dilarutkan dalam air.
2) Larutan asam memiliki rasa yang kecut atau masam
3) Dapat mengantarkan arus listrik (termasuk elektrolit)
4) Asam bersifat korosif sehingga dapat menyebabkan karat pada logam seperti pada besi
5) Apabila mengenai kulit dapat menyebabkan luka bakar dan merusak jaringan.
6) Larutan asam memiliki pH lebih kecil dari 7
7) Kertas lakmus merah yang dicelupkan ke dalam larutan asam akan tetap berwarna merah.
8) Kertas lakmus biru yang dicelupkan ke dalam larutan asam akan berubah warna menjadi merah
Indikator Asam Basa
Untuk mengenali jenis larutan, di laboratorium biasa digunakan kertas lakmus merah dan lakmus biru. Selain itu indikator fenolftalein dengan perubahan warnanya dapat juga digunakan.



Contoh-contoh asam dan rumusnya
NamaRumus Kimia
Asam asetat / asam cukaCH3COOH
Asam sulfatH2SO4
Asam kloridaHCl
Asam fosfatHNO3
Asam laktatC3H6O5
Asam nitratHNO3
Asam benzoatC6H5COOH
Asam FormiatHCOOH
Asam tartratC4H6O6

Dalam kehidupan sehari-hari asam atau larutan asam digunakan secara luas. Asam asetat banyak digunakan sebagai cuka makanan seperti pada bakso, asam sulfat digunakan sebagai larutan elektrolit pada sel aki (accumulator), asam benzoat banyak digunakan pada industri makanan sebagai bahan pengawet.
Contoh Soal
Dari hasil pengujian suatu larutan diperoleh data sebagai berikut:


Berdasarkan data di atas, jenis larutan yang bersifat asam terdapat pada pasangan larutan….
A. I dan II
B. I dan III
C. II dan III
D. II dan IV

Pembahasan
Larutan asam bersifat memerahkan lakmus, jadi merah tetap merah, dan biru menjadi merah. Larutan I dan larutan III bersifat asam.

Zat-Zat Aditif pada Makanan dan Minuman

zat aditif pada makanan atau minuman yang ditambahkan sebagai bahan pemanis, bahan pengawet, bahan penambah rasa aroma ataupun bahan pewarna baik yang alami maupun buatan sintetis.

Bahan Pewarna
Termasuk bahan pewarna alami diantaranya:
1) kunyit : menghasilkan warna kuning.
2) daun pandan : menghasilkan warna hijau.
3) daun suji : menghasilkan warna hijau.
4) wortel : menghasilkan warna kuning kemerahan
5) daun jati : menghasilkan warna kemerahan
6) cabe merah : menghasilkan warna merah
7) gula jawa : menghasilkan warna kecoklatan

Selain itu bahan-bahan yang mengandung zat pewarna berikut juga dapat digunakan sebagai bahan pewarna alami:
1) alkanat, karmin : warna merah
2) annato, karoten, kurkumin, safron : warna kuning
3) klorofil : hijau
4) ultramin : biru
5) karamel : coklat
Termasuk bahan pewarna buatan diantaranya:
1) carmoisine, amaranth, erythrosine : warna merah
2) sunset yellow : warna oranye
3) tartrazine, quineline yellow : warna kuning
4) fast green : hijau
5) indigo carmine (indigocarmine), briliant blue : warna biru

Santoxantin (merah), apokaroten (merah-orange) dan beta-karoten (oranye-kuning) termasuk pewarna sintetis buatan yang memiliki struktur mirip dengan pewarna alami, dengan batas-batas penggunaan tertentu.

Bahan Pengawet
Termasuk kelompok bahan zat pengawet alami diantaranya:
1) gula
2) garam

Termasuk kelompok pengawet buatan:
1) asam cuka
2) natrium propionat
3) kalsium propionat
4) natrium benzoat
5) asam sitrat
6) asam tartrat
7) natrium nitrat
8) asam fosfat
9) asam askorbat

Beberapa bahan yang sering disalahgunakan sebagai pengawet bahan makanan, diantaranya:
1) formalin / formaldehid (untuk pengawet mayat, atau hewan yang diawetkan)
2) boraks / borac acid (untuk industri tekstil, kertas, dll)

Bahan Penyedap Rasa
Termasuk bahan-bahan alami untuk menambah cita rasa makanan diantaranya:
1) cabai
2) merica
3) ketumbar
4) lengkuas
5) brambang dan bawang (bawang merah dan bawang putih)
6) kunir (kunyit)
7) cengkeh
8) jinten
9) daun serai
10) daun salam
11) kemiri

Penyedap rasa buatan yang dikenal diantaranya:
1) MSG (mono sodium glutamate)
2) Eugenol
3) Benzaldehid

Selain itu bahan yang mengandung nama zat-zat berikut termasuk penyedap rasa buatan:
4) oktil asetat
5) etil butirat
6) amil asetat
7) amil valerat

Bahan Pemanis
Bahan-bahan yang mengandung pemanis alami diantaranya:
1) tebu
2) aren
3) kelapa
4) siwalan
5) madu
6) kayu manis 

Bahan pemanis buatan:
1) sakarin
2) siklamat (natrium siklamat, kalsium siklamat)
3) aspartam
4) dulsin
5) sorbitol